pare+tako

musim panas ini saya puas makan pare. mungkin ada orang yang tidak suka pare karena rasanya yang pahit, saya termasuk salah satunya. tapi itu dulu…sekarang pare jadi salah satu sayuran favorit saya. kesukaan saya pada pare berawal dari mencicipi pare yang dimasak mbak kos saya dulu di jogja. resepnya ternyata sangat sederhana.

bahan-bahannya:
pare
ikan tongkol
minyak goreng untuk menumis
bawang putih cincang
garam

cara masaknya:
pare dibuang bagian tengahnya, belah dua, dan iris tipis-tipis
taburi garam dan remas-remas lalu dibilas dengan air mengalir untuk mengurangi rasa pahitnya
goreng ikan tongkol, buang durinya, dan disuwir-suwir
panaskan minyak dan tumis bawang putih sampai harum
masukkan pare
setelah agak layu masukkan ikan tongkol yang sudah disuwir-suwir dan aduk rata
taburi sedikit garam kalau dirasa masih kurang asin dan masak sampai matang

beberapa waktu yang lalu saya nonton acara masak-memasak di TV. bahan yang dimasak salah satunya adalah pare. salah satu menunya pare dimasak dengan tako (gurita). akhirnya saya kepingin coba juga tapi tentu saja dengan bumbu minimalis bawang putih seperti biasa. setelah sempat menggabungkan pare+ikan tongkol, pare+ikan salmon, dan pare+udang, kali ini saya masak dengan gurita. hasilnya tetap enak 🙂 sayang suami saya jadi gak doyan karena “terbayang” lengan-lengan gurita dengan bulatan-bulatan cekung penghisapnya, hihihihiii….

Advertisements

One thought on “pare+tako

  1. hidup pare! bu yanc banget ^^
    btw aq jg jadi suka pare gara2 klo beli somay di depan kompleks suka dkasi pare, ternyata g sepait yg aq bayangin, hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s