Si Gigi Sepuluh

postingan kali ini sekedar update perkembangan (pengganti jurnal pertumbuhan) Si Gigi Sepuluh kesayangan saya. Mungkin tidak penting buat Anda yang nyasar kesini dan membacanya, tapi ini jelas penting buat saya 😀
1. Anak kesayangan saya sudah bergigi sepuluh, 8 gigi seri, 4 di atas dan 4 di bawah, serta 2 gigi geraham bawah masing-masing di kiri dan kanan.
2. Si Gigi Sepuluh sudah bisa bilang “ibu”, dia memanggil saya ibu! T_T
3. Si Gigi Sepuluh menyebut kereta dengan tong-tong (padahal sudah diajari bahwa itu namanya kereta dalam bahasa indonesia dan densha dalam bahasa jepang), seperti suara di palang pembatas rel saat kereta hampir lewat.
4. Setiap kali Si Gigi Sepuluh bilang tong-tong, saya biasanya bilang gejes-gejes dan dia akan menggoyangkan badannya seperti saat di dalam kereta :D.
5. Si Gigi Sepuluh sudah bisa menyampaikan sesuatu, bicara dengan intonasi dan ekspresi (muka dan gerak tubuh). meskipun kata-katanya belum bisa sepenuhnya dimengerti, kadang saya paham maksudnya.
6. kosakata Si Gigi Sepuluh sampai saat ini : bapak, ibu, dito, mimik, mamak (makan), emoh (dengan gelengan kepala yang mantap), habis-lagi-sudah (ini berkaitan dengan makan/minum), susu, tibo (jatuh dalam bahasa jawa), hai, taiko, baibai (bye-bye), kampai, dozo, inai-inai baa. ada 2 kata yang akhir-akhir ini sering diulang olehnya, dengan intonasi yang sama dan ekspresi yang sama…ama dan koppa koppa, tapi saya sampai saat ini belum bisa menangkap apa maksudnya 😦
7. Si Gigi Sepuluh sudah bisa naik turun kursi dan minum sendiri dari gelas.
8. Setiap mau minum ASI, setelah bilang “mimik” Si Gigi Sepuluh selalu bilang “hai” (hai versi jepang) sepanjang 6 harokat *seperti baca Quran saja* dan ini sudah jadi kesenangan tersendiri buatnya, dia terlihat sangat menikmati bilang hai dengan manja dan suara dipanjangkan (bukan hai versi jepang yang singkat dan tegas) lalu tertawa setelahnya. kebiasaan ini dimulai sejak dia bisa bilang mimik dan setiap kali minta mimik saya biasa menjawab “hai”, dari situ mungkin dia beranggapan bahwa kata mimik dan hai itu sudah sepaket hehehehe….
9. Si Gigi Sepuluh tidak diterima masuk hoikuen. Karena kami sudah berpikir nothing to lose saat mendaftar dulu, berita ini tidak mengejutkan kami. kami sudah mendengar sebelumnya kalau di daerah kami peraturannya lebih ketat daripada di daerah tempat tinggal kebanyakan orang Indonesia di higashi sana. Seperti yang selalu saya ucapkan dalam doa saya supaya Allah memberikan yang terbaik bagi kami, berarti memang inilah yang terbaik bagi kami. Sejujurnya saya juga berat kalau harus melepasnya masuk hoikuen. Pertama karena dia masih minum ASI, dia terbiasa menyusu kapanpun dan dimanapun dia mau, dia juga terbiasa menyusu sebelum tidur, menyusu bisa membuatnya tenang saat sakit atau rewel. Menyusui juga jadi aktivitas yang menenangkan buat saya. Lalu bagaimana kalau dia terpisah dari saya? Kami berdua belum siap untuk perpisahan macam ini *halahhh bahasanya* Kedua karena saya masih khawatir dengan makanan yang disiapkan di hoikuen yang mungkin nanti masuk ke perut anak saya, saya juga kurang yakin pihak hoikuen mau berepot-repot menyiapkan menu khusus buatnya. Allah Maha Tahu kalau saya masih berat untuk pisah dari Si Gigi Sepuluh, meskipun hanya untuk beberapa jam. Tujuan utama kami untuk membuatnya gembira dan tidak bosan di rumah dengan banyak teman bisa kami wujudkan dengan cara lain. Saya yang musti sering-sering mengajaknya keluar rumah yang memungkinkannya bertemu teman-teman sebayanya. Semoga dengan begitu saya bisa lebih pede mempraktekkan apa yang saya pelajari di kelas nihongo 😀

Advertisements

3 thoughts on “Si Gigi Sepuluh

  1. Dito tidak jd dimasukkan yg di Ito campus bu ?

    but apapun oke kok, yg penting anak & ortu happy hehehehe

    NB : update events

    1. Ceramics & Porcelain Fair
    March 17 (Thu)-21 (Mon) | Community

    This popular fair features exhibitions and sales of ceramic and pottery goods, equipment and kilns. You can also try your hand at using a potter’s wheel and enjoy food from all over Japan.
    3/17 (Thu.) ~ 21 (Mon.) | 10:00 ~ 18:00(final day ~ 17:00)| Adv.: ¥300 / Door: ¥500 | Marine Messe Fukuoka | Tel: 092-711-7605

    2. Atago Sakura Festival
    March 19 (Sat)-April 17 (Sun) | Festivals

    Atago Shrine is a great spot for cherry blossom viewing both during the daytime and at night when the trees are lit up. On April 10th there will be poetry readings and picture scroll displays.
    3/19 (Sat.) ~ 4/17 (Sun.) | all day | Free | Atago Shrine | Tel: 092-881-0103

    3. Ohina-sama Water Parade
    March 20 (Sun) | Festivals

    The sight of little girls in bright kimono riding on river boats is not to be missed. Equally exquisite is the sight of and reflection on the surface of the Yanagawa River of sagemon (hanging ornaments made to wish for girl’s health), unique to the Yanagawa region. Enjoy this colorful girl’s festival and its Japanese atmosphere.
    3/20 (Sun.) | Start 11:00 | Free | Yanagawa City | Tel: 0944-73-2145

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s