murbei 10 minggu


8 weeks. so tiny! 15.5 mm from crown to rump



10 weeks, 28.5 mm from crown to rump.

wah, si murbei jilid 2 sudah masuk 11 minggu. terakhir “ngintip” sabtu minggu lalu sudah terlihat tangan dan kakinya. subhanallah…lucu sekali melihatnya bergerak-gerak ^^ berat badan saya belum ada kenaikan sampai 10 minggu kemarin, malah turun dari 2 minggu sebelumnya. 2 hari sebelum pemeriksaan 10 minggu itu mual muntah saya memang lebih parah, makan siang sampai makan malam tidak ada yang bertahan. saya juga sering kesemutan waktu bangun di pagi hari. dokter cuma menyarankan saya banyak minum. sebelumnya saya sudah sering mendengar cerita banyak orang kalau treatment untuk ibu hamil di jepang beda dengan ibu hamil di indonesia. akhirnya saya mengalami sendiri. dulu di indonesia dari pertama periksa kehamilan saya sudah di”bekali” berbagai macam suplemen dari dokter dan bidan, terutama asam folat. semakin besar kehamilan ada tablet kalsium dan kapsul berisi berbagai macam zat gizi untuk ibu hamil dan janin yang dikandung. mertua saya juga menyarankan saya minum susu ibu hamil. padahal saya ga doyan dan akhirnya minum susu dancow dan susu UHT :D. waktu saya mual muntah saya diresepkan mediamer yang tetap saja tidak ada efeknya buat saya. sedangkan di sini…sampai saat ini saya belum di”bekali” suplemen ataupun obat apapun oleh dokter. di sini juga tidak ada susu ibu hamil. jadi ibu hamil memang benar-benar mengandalkan asupan nutrisi dari apa yang dimakannya. meskipun mual muntah tetap harus berusaha bagaimana caranya supaya ada makanan yang masuk. sedikit-sedikit tapi sering, begitu muntah coba makan lagi. sangat teoritis…tapi ya memang begitu. tidak boleh menyerah…demi si buah hati.

dengan kehamilan kedua ini saya jadi punya perbandingan. kehamilan kedua ini saya rasakan lebih kuat dibanding kehamilan pertama dulu. mungkin karena saya sudah pernah merasakan sebelumnya. gejala umum ibu hamil seperti mual dan muntah tetap saya alami dengan intensitas yang lebih rendah daripada kehamilan pertama dulu. kehamilan kali ini saya masih bisa mengurus anak dan suami, masak, dan beberes rumah (tentu saja dengan standar yang disesuaikan dengan kondisi fisik saya) tanpa bantuan mertua maupun asisten rumah tangga seperti di jogja dulu. keadaan yang membuat saya mau tidak mau harus bisa. untungnya suami saya sangat membantu selama ini, suami saya tipe pria yang tidak segan turun tangan di dapur, mencuci piring, kadang memasak. dan alhamdulillah sejauh ini kami bisa…

tidak seperti kehamilan pertama dulu yang saya bisa mabok setiap saat, kehamilan kali ini mual muntah saya “baru” dimulai siang hari dan semakin parah saat malam hari. ada untungnya sih…pagi hari sampai siang saya bisa full masak, beberes rumah, dan ikut kelas nihongo. siang sampai malam istirahat, leyeh-leyeh sambil nemeni dito main dan nunggu suami pulang :D. oh iya, bedanya lagi sama kehamilan pertama dulu yang tanpa mimisan, seminggu terakhir ini saya mimisan. bukan mimisan yang sampai keluar hidung tapi mimisannya beku. dari artikel yang saya baca sih normal terjadi pada ibu hamil. selain itu saya sering pusing, berkunang-kunang. mungkin tekanan darah saya turun. atau jangan-jangan karena kemarin saya sempat diambil darah buat dicek macam-macam penyakit itu? saya sih ga begitu memperhatikan, tapi sekilas sepertinya cukup banyak yang di ambil. ada 3 tabung kecil, hiiiiiiiiii…..sepertinya harus dikonsultasikan sama dokter minggu depan.

soal ngidam mengidam, dulu saya ngidam tomyum (padahal sebelum hamil saya gak doyan), sekarang saya ngidam makanan indonesia, mulai rendang, tongseng, sate ayam (gara-gara lewat warung yakitori)…pokoknya selalu terbayang apa yang ga ada di sini. akhirnya terpaksa saya masak sendiri, bermodal nekat dan contek resep sana-sini. yah…lumayan lah daripada ga keturutan, nelangsa rasanya 😦 saya juga sempat minta adik saya mengirim rendang kering, buah mangga, dan kedondong yang alhamdulillah semua sampai dengan selamat πŸ™‚ dan Gusti Allah sungguh sayang sama saya, lewat status FB salah satu teman saya, saya jadi bisa ketemu daun singkong lagi setelah setahun lebih! meskipun harganya mahal dan harus pesan nun jauh di okubo sana lewat internet. senangnyaaaaa…..saya bisa puas makan daun singkong selama hampir 5 hari, hehehee….

semoga mabok hamil saya cuma sampai trimester pertama saja. amin. tak sabar menunggu minggu depan untuk “ngintip” si murbei jilid 2 lagi. semoga sehat selalu ya…

Advertisements

2 thoughts on “murbei 10 minggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s