patchwork bag

Awal bulan lalu saya beberes lemari jahit yang amburadul lama tak terjamah. Ternyata tumpukan kain masih banyak, baik yang utuh maupun sisa proyek sebelumnya. Berhubung saya ga akan lama lagi tinggal di sini, tumpukan kain itu harus segera dibuat sesuatu yang berguna dan ga ngabisin tempat, entah buat dijual atau dikasih ke siapa yang berminat. 
Mestinya usaha itu juga dibarengi usaha untuk ga belanja kain lagi, tapi kok ya tetap laper mata kalau ke toko kain *sighhh….
Sepertinya saya terlalu maruk. Kepikiran mau bikin ini itu tapi waktunya ga ada. Terlalu lama dianggurin terus jadi ga tertarik lagi nerusin proyeknya 😦

Singkat cerita, ini salah satu usaha saya ngabisin tumpukan kain di lemari : bikin tas dengan kain sisa proyek sebelumnya yang sayang kalau dibuang karena ukurannya masih cukup lebar. 

Kebetulan dari buku pola tas yang saya punya ada model tas dengan patch work. Taraaa!!! 

Lumayan lah hasilnya, bakalan segera dikirim buat Jeng Eva, teman saya di Jogja. Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

sold items :)

Setelah saya upload foto one handed bag buat Natasha di FB, ternyata ada yang berminat dan minta dibuatin juga…Alhamdulillah 🙂
Saya bikin 2 lagi dengan material yang sama, cuma beda motif. Pemanisnya dengan pita yang sama dengan model sebelumnya dan satu lagi dengan yoyo flower dari kain sisa lining.

mini messenger bag

Awal bulan April lalu ada kartu diskon (lagi) dari Tokai Craft Heart cabang Konoha Mall di mailbox saya. Sebagai salah satu anggota, selain bisa belanja dengan harga yang lebih murah saya juga sering dapat kartu diskon khusus yang berlaku di saat-saat tertentu. 

Sudah lama saya pengen bikin messenger bag, setelah sebelumnya browsing dan nemu tutorial yang gampang di blog Obsessive Crafting Disorder (disingkat OCD, keren ya namanya?) saatnya belanja dengan memaksimalkan fungsi kartu anggota dan kartu diskon khusus, hehehe….
Sebelumnya saya membayangkan mini messenger bag ini berbahan kuat, agak tebal, warna solid gelap, hitam atau abu-abu tua, dengan lining bermotif lucu dengan warna agak ngejreng. Berhubung koleksi kain di Tokai sangat terbatas, saya ga nemu seperti yang saya bayangkan. Daripada kartu diskon hangus akhirnya saya pilih-pilih lagi dan memutuskan beli kain warna khaki dan lining yang serasi. Hmmm…kesannya jadi netral dan kalem 🙂

Tutorial dari OCD buat mini messenger bag ini gampang banget diikuti, saya hanya perlu convert ukurannya dari imperial ke metric. Proses pemotongan kain sangat terbantu dengan rotary cutter (bye bye scissors!).
Proses konstruksi juga cepat, kalau digarap nonstop tanpa iklan dari Dito dan Oi mungkin ga sampai 2 jam 🙂

Rencananya mini messenger bag ini buat teman saya, tapi setelah kemarin malam saya pakai jalan-jalan ke Konoha Mall kok ternyata nyaman banget dipakainya, pas ukurannya buat mengakomodasi barang bawaan saya (minus perlengkapan bayi karena saya pergi sendirian). Ehm…gimana ya enaknya? Atau saya bikin satu lagi? Tapi on going project saya masih banyak….hiks…..takut ga kepegang. Ah, dasar maruk 😀

MINI MESSENGER BAG
tutorial : OCD
ukuran : 24cmX9cmX28cm
material : medium weight cotton, canvas

one handed bag


My sewing mojo is back!
Setelah lama ga jahit hari Selasa lalu saya jahit lagi lho…
Quick n simple project, one handed bag buat Natasha, teman saya di kelas bahasa jepang. Ceritanya dia mau pindah ke Kawasaki bulan depan, jadi tas itu buat kenang-kenangan. 
Pertamanya bingung mau dikasih apa. Terus ingat kalau minggu lalu habis beli buku pola tas. Pas belanja di 100 yen shop Daiso kebetulan nemu kain yang motifnya bunga-bunga cantik. Tapi karena murah ya kualitas sebanding sama harganya, hehehe…
Berhubung saya diundang ke rumah Natasha hari Selasa siang dan malam Selasanya ga sempat jahit, akhirnya proyek dikebut. Jam 8 pagi mulai dan selesai jam  10 dengan diselingi iklan ngurus Dito & Oi.
Di bukunya, tas ini dipercantik dengan korsase. Berhubung waktunya mepet, saya buat pita di satu sisinya sebagai pemanis. Terinspirasi dari tas eva di NETTE

my first bag

setelah sempat mandek menjahit selama berhari-hari, akhirnya saya balik lagi ke ruang jahit dan menyelesaikan sebuah tas.
tas warna hijau ini terinspirasi oleh reversible bag nya verypurpleperson (makasih buat Mbak Novita, tutorialnya oke banget dan gampang diikuti). tapi berhubung di rumah tidak ada printer, saya terpaksa gambar sendiri polanya dengan mengikuti pola reversible bagnya Mbak Novita. jadinya tidak terlalu persis tapi dari bentuknya sudah mirip, hehehe…:P
kain warna hijau untuk tas ini saya beli di DAIEI sudah dalam bentuk potongan 50cmx150cm seharga ¥105, sangat murah :D. pertama lihat saya langsung jatuh cinta sama warna dan motifnya. kain ini agak tebal tapi lembut dan tidak kaku, cukup kuat untuk bagian luar tas. untuk liningnya saya pakai kain sisa dress buat adik saya.
proyek selanjutnya : menyelesaikan hooded vest buat jeng kadeux (mumpung libur) semangat!!!

*karena panjang kain sisa untuk lining kurang, saya potong ke arah lebarnya yang 110 cm (malas menyambung), jadinya motif bunga tumbuh ke samping, harusnya motif bunganya tumbuh ke atas. 😀