hand, foot, and mouth disease

hand, foot, and mouth disease adalah penyakit yang biasa muncul di musim panas. penyakit ini disebabkan oleh virus dan akan sembuh dengan sendirinya dalam 3-7 hari.

musim panas kali ini dito terkena HFMD ini 2 kali. bulan lalu dan bulan ini. 2 minggu setelah sembuh dari HFMDnya yang pertama dito terkena lagi minggu lalu. gejalanya demam tinggi sampai 39 derajat lalu turun. setelah demam turun muncul bintik-bintik merah di telapak tangan, kaki, dan sekitar mulut. bintik-bintik itu sebagian berair dan yang di telapak tangan dan kaki hanya berupa ruam-ruam kemerahan. waktu terkena HFMD yang pertama dito baru saya bawa ke dokter setelah demam turun. biasanya kalau demam biasa selama dito masih mau makan, minum, dan main, saya masih bisa agak tenang. cuma waktu itu karena disertai munculnya bintik-bintik saya jadi khawatir juga. tapi ternyata dokter bilang HFMD, penyakit karena virus dan umum saat musim panas. dito tidak diberi obat apapun karena HFMD akan sembuh sendiri nantinya. dito cuma diberi obat penurun demam yang hanya boleh diberikan saat suhu tubuhnya lebih dari 38,5 derajat dan diberikan dalam jangka waktu 6 jam. ternyata benar, dito sembuh dalam waktu seminggu dan obat penurun demamnya belum terpakai sama sekali karena setelah bintik-bintik muncul suhu tubuh dito normal-normal saja.

HFMD yang kedua ini yang saya rasa agak berat. seminggu yang lalu, hari senin, sepulang dari hoikuen badan dito agak hangat. besoknya demam turun dan muncul banyak sariawan di bibir bawah bagian dalam, ada sekitar 5. dan di kiri-kanan mulut bagian dalam masing-masing 1. di bibir bawah bagian luar juga ada 2 bintik merah berair. sedangkan di tangan dan kakinya hanya sedikit dan baru muncul hari rabunya. saya langsung bawa dito ke dokter dan ternyata HFMD 😦 saya pikir dito gak bakalan kena lagi. dokter bilang terkena lebih dari sekali itu juga biasa 😦 dan sama seperti kunjungan bulan lalu, dito tidak diberi obat sama sekali. tinggal menunggu saja sembuh dengan sendirinya 4-5 hari ke depan. kali ini dito benar-benar rewel. bisa dibayangkan sih tidak nyamannya…orang dewasa yang kena sariawan 1 biji saja badan rasanya meriang, apalagi anak kecil seperti dito dengan sariawan berjejer begitu 😦 duh…kasihan sekali dito. nafsu makan turun drastis gara-gara trauma tiap kali sariawannya terkena makanan. sering kali mengeluh “itai” (sakit)…benar-benar gak tega 😦 karena tidak makan dito jadi banyak sekali minumnya, susu, jus, air putih, tapi ASI malah jarang minta. yang berat lagi, dito jadi manja sekali, karena tidak nyaman dengan kondisi badannya dia berusaha mencari kenyamanan dengan sering minta gendong dan dipeluk. haduhhhh…saya capek dibuatnya. karena sariawan juga, produksi air liur dito jadi bertambah. susahnya, dia ogah pakai bib atau saputangan yang saya pasang di dadanya. baru beberapa jam bajunya bagian depan sudah basah dan terpaksa harus diganti. akhirnya saya punya ide untuk memasang dulu sapuntangannya di baju yang akan dia pakai sebelum dipakaikan. meskipun dito tetap berusaha melepasnya, setidaknya perlawanannya jauh berkurang dan akhirnya dito menyerah 😀

Alhamdulillah hari ini dito sudah jauh membaik. dari kemarin dito sudah bisa makan nasi sedikit-sedikit. pagi ini pun dia mau makan nasi goreng favoritnya. tapi sewaktu mau ditinggal di hoikuen pagi ini, tumben dito menangis…mungkin karena hari jumat kemarin dia libur karena masih sakit, perlu membiasakan diri lagi atau mungkin juga karena pagi ini bapak ikut mengantar? dito memang lebih manja sama bapak, karena bapak yang lebih suka gendong dan cenderung menuruti semua keinginannya 😀
semoga cukup 2 kali saja dito kena HFMD dan semoga sehat seterusnya. amin.